Pernikahan itu selalu menjadi momen yang sarat makna, belum ngerasain? Besok kamu pasti ngerasain karena bentar lagi pasti kamu sudah ada di momen itu kan? Buktinya kamu sekarang mencari informasi ini haha.
Di hari inilah dua hati dipersatukan, janji diikrarkan, dan seluruh mata keluargamu tertuju pada kamu dan pasanganmu yang bersiap memasuki babak baru dalam sebuah kehidupan.
Tak heran jika segala hal perlu dipersiapkan dengan penuh perhatian, termasuk gaya berhijab yang dikenakan oleh mempelai wanita muslim. Salah satu istilah yang sering muncul dalam persiapan ini yakni hijab do.
Namun, sebenarnya hijab do artinya apa sih? Mengapa ya istilah ini sering muncul dalam dunia wedding stylist dan makeup artist? Yuk cari tahu disini.
Apa itu Hijau Do?
Secara umum hijab do adalah istilah yang merujuk pada cara penataan atau tatanan hijab, khususnya yang digunakan dalam acara-acara resmi seperti pernikahan.
Kata “do” di sini memiliki makna seperti dalam istilah hair do, yang berarti tatanan rambut. Maka, hijab do bisa diartikan sebagai bentuk atau model hijab yang ditata dengan gaya tertentu.
Dalam konteks pernikahan, hijab do menjadi bagian dari keseluruhan penampilan dari mempelai wanita, mulai dari:
- Pemilihan bahan
- Teknik pemakaian
- Pemilihan veil atau aksesori
Semuanya ini perlu diperhatikan agar hasil akhirnya tampak rapi dan berkesan sesuai acaranya yang sarat makna.
Gaya Hijabdo untuk Pernikahan
Gaya hijabdo yang sering dipakai dalam pernikahan biasanya memberikan kesan istimewa bagi pemakainya. Makanya jangan sampai kamu salah pilih penata rias pengantin ya.
Soalnya ini tuh bukan soal seberapa rumit bentuknya, lebih kepada bagaimana hijab tersebut menyatu dengan busana dan suasana akad maupun resepsi.
Beberapa hal yang sering diterapkan dalam hijabdo pengantin, antara lain:
- Menggunakan bahan seperti tulle, organza, atau renda bordir
- Tambahan kerudung luar (veil) atau penutup kepala panjang
- Penataan berlapis yang disusun rapi di sekitar wajah dan bahu
- Penggunaan inner khusus agar bentuk wajah tampak lebih seimbang
Hijabdo Bridesmaid Selaras dengan Pengantin
Selain mempelai wanita, para bridesmaid juga memegang peran penting dalam sebuah acara pernikahan (meski ini tidak wajib). Mereka akan menjadi pendamping dan bagian dari sorotan sepanjang hari.
Penggunaan hijabdo untuk bridesmaid menjadi opsi yang semakin dipakai supaya tampilan serasi dan menyatu dengan konsep pernikahan.
Dengan gaya hijab do yang tepat, para bridesmaid bisa tampil percaya diri dan nyaman tanpa mengalihkan fokus dari pengantin.
Baca Juga: Perbedaan Nikah Siri dan Resmi Negara
Tidak Hanya untuk Pernikahan
Walaupun identik dengan acara pernikahan, hijabdo tidak melulu untuk pernikahan saja. Justru istilah ini kini sering digunakan untuk menyebut penataan hijab dalam berbagai kesempatan lain, seperti:
1. Hijabdo Wisuda
Banyak perempuan memilih untuk menata hijab secara lebih formal saat wisuda. Bahan satin atau silk sering dipilih karena memberi tampilan yang lembut dan mengalir.
Tambahan bros kecil atau aksesori ringan juga sering digunakan untuk memberikan kesan lebih rapi saat berfoto dengan toga.
2. Hijabdo Harian
Di luar acara resmi, hijabdo juga bisa diterapkan dalam aktivitas harian. Misalnya saat pergi ke kantor, menghadiri arisan, atau sekadar jalan-jalan.
Gaya hijab yang praktis namun tetap rapi menjadi pilihan banyak orang. Biasanya menggunakan pashmina polos atau segi empat yang dilipat sederhana.
Keuntungan Menggunakan Hijabdo
Memakai hijab do akan membuat pengantin semakin menarik, tapi ini bukan hanya soal penampilan saja. Ada beberapa keuntungan yang bisa kamu rasakan, terutama saat menghadiri acara spesial:
1. Memberi Kesan Lebih Percaya Diri
Penataan hijab yang rapi dan menyatu dengan keseluruhan tampilan bisa membantu kamu merasa lebih percaya diri di depan publik maupun kamera. Wanita suka tampilan dirinya cantik dan anggun.
2. Meningkatkan Nilai Estetika
Saat hijab tertata dengan baik, wajah dan busana akan terlihat lebih selaras. Hal ini bisa memberi kesan yang lebih menarik kepada orang yang melihatmu.
3. Mendukung Kenyamanan Sepanjang Acara
Hijabdo biasanya dipasang oleh seorang yang mahir dalam menata hijab karena perlu teknik khusus, sehingga tidak mudah bergeser dan tetap nyaman dikenakan dalam waktu lama.
4. Bisa Disesuaikan dengan Suasana Hati dan Tema Acara
Mulai dari yang simpel, formal, sampai yang penuh pernak-pernik, penata hijabdo sangat fleksibel dan bisa mengikuti karakter pemakainya.
Contoh Hijab Do Berdasarkan Acara
| Jenis Hijabdo | Digunakan Dalam | Ciri Utama |
|---|---|---|
| Hijabdo Pengantin | Akad dan Resepsi | Bertumpuk, tambahan veil atau aksesori |
| Hijabdo Wisuda | Acara Kelulusan | Bahan jatuh, bentuk wajah lebih jelas |
| Hijabdo Sehari-hari | Aktivitas Santai | Satu lapis, minim jarum |
*Melalui contoh ini, kamu bisa lebih memahami bahwa istilah hijabdo sangat fleksibel penggunaannya, tergantung pada kebutuhan dan situasi.
Cara Menggunakan Hijabdo
Menggunakan hijabdo sebenarnya tidak terlalu rumit, meskipun pada beberapa acara seperti pernikahan atau wisuda kamu mungkin memerlukan bantuan orang lain untuk hasil yang lebih rapi. Berikut beberapa langkah umum yang bisa kamu ikuti:
1. Tentukan Bahan Hijab
Bahan hijab do tidak sembarang kain ya, kamu harus memilih bahan yang nyaman dan sesuai dengan tema acara. Untuk acara resmi, biasanya menggunakan bahan satine, tulle, organza, atau voal premium.
Acara non-resmi sih bebas mau pakai bahan apa. Tapi, saya lihat kebanyakan orang jarang memakai hijab do di acara non-resmi deh. Jadi, mendingan tidak usah pakai aja, pakai jenis phasmina aja.
2. Kenakan Inner atau Ciput
Gunakan inner yang pas di kepala agar hijab tidak bergeser. Inner antem atau rajut bisa membantu membingkai wajah dengan baik.
3. Tata Hijab Mengikuti Bentuk Wajah
Lipat atau bentuk hijab sesuai preferensi kamu. Untuk kesan berlapis, kamu bisa melipat sisi kiri dan kanan ke arah dalam lalu disematkan menggunakan jarum kecil atau bros mungil.
4. Tambahkan Veil, Bros, atau Aksesoris
Khusus untuk acara seperti akad nikah atau resepsi, kamu bisa menambahkan veil atau bros kecil di bagian samping atau atas kepala agar lebih standout.
5. Rapikan Bagian Belakang dan Sisi Pundak
Pastikan bagian belakang tidak menggumpal, dan ujung hijab diatur agar jatuh lembut. Beberapa orang juga menambahkan jarum kecil agar tetap rapi sepanjang acara.
Akhir Kata, Sekian…
Jadi, kalau kamu mendengar istilah hijab do, jangan langsung mengira bahwa itu hanya tentang gaya pengantin. Memang benar, hijabdo sering ditemukan dalam persiapan pernikahan, namun maknanya jauh lebih luas. Ia mewakili cara menata hijab yang disesuaikan dengan momen yang sedang dijalani.
Promosi dikit tidak masalah kan? Sedang mempersiapkan pernikahan maka wajib memakai undangan digital, yuk order di Rabiyuk, bebas custom loh dan request mau desain seperti apa.



