Saya ada sedikit pertanyaan, kamu masih bingung bedain wedding dan prewedding?
Bayangkan ini aja deh, kamu dan pasangan sedang asyik mempersiapkan hari bahagia. Tiba-tiba vendor wedding kamu menanyakan konsep prewedding seperti apa (biasanya untuk foto pajangan di depan pintu masuk).
Lalu kamu menjawab, “yang penting pas hari wedding-nya bagus, deh!” Ya tidak bisa gitu, bagi wedding ini PR besar untuk menentukannya.
Masalahnya, istilah “wedding” dan “prewedding” sebenarnya merujuk pada dua momen yang sangat berbeda.
Perbedaan itu bisa kamu temukan pada artikel ini, yuk simak pembahasannya sampai habis…
Perbedaan Wedding dan Prewedding
Kalau saya sih tidak mau basa-basi, nih langsung aja perbedannya seperti apa, tinggal baca tuntas ya.
1. Waktu Pelaksanaan
Perbedaan paling mencolok ada pada kapan kedua momen ini dilakukan. Prewedding terjadi sebelum hari H pernikahan. Biasanya dilakukan beberapa minggu hingga bulan sebelumnya, tergantung kesiapan pasangan dan waktu.
Sementara, wedding merupakan acara inti yang dilangsungkan di hari resmi kamu dan pasangan mengikat janji sebagai suami istri.
2. Tempat atau Lokasi
Sesi prewedding bisa dilakukan di mana saja, misalnya nih:
Outdoor
- Pantai
- Hutan Pinus
- Candi
- Jembatan
- Jalan
Indoor, emm kalau indoor palingan cuman ke studio foto aja.
Sedangkan wedding biasanya diadakan di venue yang lebih formal seperti gedung pernikahan, ballroom hotel, rumah ibadah, atau bahkan halaman rumah sendiri, lengkap dengan dekorasi yang sesuai tema pernikahan.
3. Tujuan Utama
Prewedding punya tujuan untuk mengabadikan momen-momen sebelum pernikahan. Biasanya foto atau video ini digunakan untuk desain undangan digital, undangan cetak, bahkan dekorasi di depan pintu masuk tenda.
Kemudian, wedding sendiri memiliki makna yang lebih sakral lagi, karena di sinilah kamu dan pasangan diresmikan sebagai pasangan suami istri secara hukum dan agama. Bahkan disaksikan keluarga serta para tamu undangan.
4. Durasi Acara
Lebih lanjut lagi soal durasi atau waktu acara berlangsung. Prewedding itu hanya memakan waktu 3-5 jam saja, sedangkan pernikahan justru bisa berlangsung dari pagi hingga malam hari.
Kegiatan prewedding ini memang begitu singkat, karena tidak sebanyak pas acara nikahnya. Kalau wedding itu perlu persiapan macam-macam, terus ada akad, pemberkatan, sampai resepsi.
Baca Juga: Arti Wedding Dream, Makna Sebenarnya yang Perlu Kamu Tau!
5. Konsep dan Gaya
Dalam prewedding, kamu bebas mengekspresikan tema yang kamu suka, mau ala-ala vintage, bohemian, casual, atau bahkan cosplay sekalipun, semuanya sah.
Berbeda dengan wedding yang umumnya lebih formal dan mengikuti adat atau tata cara tertentu, terutama jika melibatkan prosesi adat tradisional dan pemberkatan resmi.
Beda budaya, beda adat istiadat ya, pasti adat kalian seru-seru tuh…
6. Biaya yang Dikeluarkan
Secara umum (yang saya alami), biaya wedding jauh lebih besar karena mencakup banyak hal, ada venue, konsumsi, rias, busana, hiburan, dokumentasi, dan lain-lainnya.
Sementara prewedding lebih hemat, biayanya tergantung pada konsep yang kamu pilih dan siapa yang ingin kamu jadikan fotografernya.
Saya kemarin prewed di candi Jogja cuman habis 1,5 juta aja. Itupun sudah include dengan baju, rias, fotografer, dan editing.
7. Vendor yang Terlibat
Prewedding biasanya hanya melibatkan tim dokumentasi (foto/video), makeup artist, dan kadang stylist.
Sebaliknya, wedding membutuhkan lebih banyak vendor:
- WO (wedding organizer)
- Dekorator
- Catering
- MC
- Band atau DJ
- Fotografer
- Videografer
- Sampai penjaga parkir pun kadang termasuk
Tips Supaya Tidak Salah Sebut Lagi
Supaya kamu lebih yakin saat ngobrol dengan vendor atau sahabat yang juga sedang menyiapkan pernikahan, berikut beberapa tips ringan:
- Ingat urutannya: Prewedding dulu, baru wedding
- Gunakan istilah sesuai konteks: Saat ngomongin foto sebelum nikah, bilang prewedding shoot
- Bedakan vendor: Tanyakan apakah mereka menyediakan paket lengkap atau hanya salah satu
- Tulis dengan jelas di rundown atau undangan: Misalnya, “Jangan lupa cek video prewedding kami di Instagram!”
Ada loh wedding planner yang cocok buat kamu, terlebih kamu ada di DIY, yuk cek paket wedding Jogja dari Rabiyuk, bisa request harga dan kebutuhan lho.



