Contoh Undangan Pernikahan untuk Anak dari Orang Tua yang Bercerai

Contoh Undangan Pernikahan Untuk Anak Dari Orang Tua Yang Bercerai

“Kalau orang tua sudah bercerai, siapa yang sebaiknya ditulis di undangan pernikahan?”

Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana, tapi bisa jadi sumber kebingungan besar bagi calon pengantin. Di satu sisi ingin menghormati kedua orang tua, di sisi lain ada kekhawatiran tentang etika, perasaan keluarga, dan persepsi tamu.

Lalu, bagaimana cara menulis undangan pernikahan yang elegan, sopan, dan tetap menghargai kedua belah pihak meski mereka sudah tidak bersama?

Orang Tua Cerai, Nama di Kartu Undangan Nikah Siapa?

Jika orang tua mempelai bercerai, penulisan nama di kartu undangan tetap mencantumkan kedua orang tua kandung, secara terpisah dan dengan penuh rasa hormat, tanpa menyiratkan mereka masih bersama.

Berikut pedoman umum yang digunakan dalam undangan pernikahan:

Format Penulisan Nama Orang Tua yang Sudah Bercerai

Untuk Mempelai Wanita:

Nadya Aulia Putri
Putri dari Bapak Andi Wijaya
dan Ibu Dewi Kartika

Untuk Mempelai Pria:

Rizky Hidayat Ramadhan
Putra dari Bapak Ahmad Ramadhan
dan Ibu Siti Maemunah

Tidak menggunakan kata “suami-istri” atau “pasangan”, cukup “Putri dari Bapak … dan Ibu …”, meskipun mereka sudah tidak bersama.

Bagaimana Jika Salah Satu Orang Tua Menikah Lagi?

Ada dua kondisi,

Jika tidak ingin menyebut pasangan baru maka tetap sebutkan nama ayah dan ibu kandung, tanpa menambahkan nama pasangan barunya.

Namun…

Jika ingin mencantumkan pasangan baru (jarang digunakan, tapi bisa dalam situasi keluarga yang sangat harmonis), bisa ditulis sebagai:

“Putri dari Bapak Andi Wijaya dan Ibu Dewi Kartika, diasuh oleh Ibu Rina Marlina”.

Atau tambahkan di bagian bawah undangan: “Turut berbahagia: Ibu Rina Marlina (Ibu sambung)”.

Bagaimana Jika Salah Satu Orang Tua Sudah Meninggal?

Cantumkan dengan keterangan halus, misalnya seperti ini “Putri dari Bapak Andi Wijaya (Alm.) dan Ibu Dewi Kartika”.

Pada Intinya Begini…

Yang ditulis adalah nama orang tua kandung, dengan posisi masing-masing, tanpa menyiratkan hubungan pernikahan mereka. Tata cara ini digunakan agar tetap menghormati kedua belah pihak meski telah berpisah.

Artikel Terkait: Apa Itu Asok Tukon? Memahami Tradisi Pemberian dalam Budaya Jawa

Contoh Undangan Pernikahan Bagi Orang Tua yang Sudah Cerai

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Dengan memohon rahmat dan ridha Allah SWT, kami bermaksud menyelenggarakan pernikahan putra-putri kami:

  • Nadya Aulia Putri
  • Putri dari Bapak Andi Wijaya
  • dan Ibu Dewi Kartika

&

  • Rizky Hidayat Ramadhan
  • Putra dari Bapak Ahmad Ramadhan
  • dan Ibu Siti Maemunah

Yang insyaAllah akan dilaksanakan pada:

Akad Nikah

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 10 Agustus 2025
  • Waktu: 09.00 WIB
  • Tempat: Masjid Al-Furqan, Jl. Melati Raya No. 21, Bandung

Resepsi Pernikahan

  • Hari/Tanggal: Sabtu, 10 Agustus 2025
  • Waktu: 11.00 – 14.00 WIB
  • Tempat: Gedung Graha Cempaka, Jl. Siliwangi No. 10, Bandung

Merupakan kehormatan dan kebahagiaan bagi kami apabila Bapak/Ibu/Saudara/i berkenan hadir dan memberikan doa restu kepada kedua mempelai.

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Hormat kami,
Keluarga Besar:

  • Bapak Andi Wijaya
  • Ibu Dewi Kartika
  • Bapak Ahmad Ramadhan
  • Ibu Siti Maemunah

Catatan: Dalam contoh ini, nama ayah dan ibu tetap dicantumkan secara terpisah, tanpa menggunakan “dan” jika mereka tidak lagi bersama. Jika ada permintaan khusus (misalnya, salah satu orang tua sudah menikah lagi atau meninggal dunia), teksnya bisa disesuaikan lagi.

Baca Juga: Contoh Ucapan Balasan Undangan Pernikahan

File PDF: Undangan Nikah Ortu Cerai Siap Cetak

Daripada bingung mau bikin undangan seperti apa, yuk konsultasikan kebutuhan kamu bersama Rabiyuk. Atau mau cek katalog undangan digital dulu juga boleh. Ohya, hubungi admin lewat halaman utama ya, nanti ada nomornya kok atau kesini -> 0851-5798-5442.

Tinggalkan Komentar